Modal Dengkul

Berapa banyak dari Anda yang ingin menjadi pengusaha namun terpentok modal? Kayaknya banyak banget ya. Dan biasanya masalah kepentok modal ini berakhir pada lunturnya semangat berwirausaha Anda dan meyakinkan Anda untuk tetap menjadi pegawai ‘eight to five’ for your entire life.

Mungkin orang di sekitar Anda atau buku-buku motivasi kewirausahaan akan mengompori Anda untuk tetap berwirausaha. Jenis wirausaha yang tanpa modal. Kira-kira apa ya jenis usaha yang tanpa modal? Silahkan cari sendiri. Saya bukan jenis orang yang bisa berwirausaha tanpa modal. Modal buat saya adalah harga mati. Susah juga untuk memulai bisnis tanpa modal, buat saya.

Modal adalah uang. Uang yang Anda sisihkan sedikit demi sedikit. Bukan untuk tabungan pendidikan, bukan untuk tabungan kalau sakit. Modal adalah uang ‘bebas’ yang Anda kumpulkan sedikit demi sedikit.

Kenapa saya bilang kalau modal adalah uang ‘bebas’? hal ini untuk membebaskan Anda dari tekanan bahwa uang itu harus segera kembali. Kalo nggak, cicilan kredit berantakan dan belanja bulanan keteteran. Modal adalah uang yang bebas dari tekanan-tekanan seperti itu. Sehingga Anda menjalankan bisnis Anda tanpa tekanan.

Lain lagi kalau bisnis Anda sudah berkembang dan perlu tambahan modal untuk memperbanyak stock barang. Anda sudah punya konsumen dan strategi penjualan yang variatif. Anda lebih siap terhadap tekanan-tekanan berupa target penjualan, jatuh tempo pengembalian modal dll. Tapi, kalau Anda baru mulai bisnis Anda, belum punya konsumen tetap dan ANda mbela-belain menggunakan uang belanja ANda sebagai modal awal, saya beri tahu, itu namanya bunuh diri :)….

Mulai dengan uang ‘bebas’ yang jumlahnya sedikit akan jauh lebih menyenangkan. Untuk beberapa bulan, keuntungan yang Anda dapatkan sebaiknya Anda putar lagi sebagai modal. Variasi barang dagangan bisa Anda lakukan sedikit demi sedikit. Sangat menyenangkan.

Mulailah dengan yang sedikit kalau Anda tidak punya yang banyak :). Saya sudah mencobanya. Dan rasanya, seperti yang sering kali saya ulangi, MENYENANGKAN.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *