Popok-Popok Ibu Tina

Akhir Januari 2011 adalah salah satu moment yang sangat penting bagi saya.karena moment inilah yang sangat menentukan tempat dimana saya berdiri sekarang. Pemilik sekaligus pengelola Warung Ibutina,di sinilah saya berdiri sekarang.
Bermula dari pertanyaan saya kepada suami tentang keberadaan popok anti bocor yang bisa dicuci dan dipakai lagi, suami saya pun mulai searching di dunia maya. May oh may…ternyata dunia dan teknologi telah maju pesat. Popok-popok yang saya maksud ternyata sudah ada yang menjual walaupun tidak banyak. Kami pun membeli beberapa untuk keperluan buah hati tercinta.
Mengajak anak bepergian menemani saya ternyata membawa berkah tersendiri. Popok yang digunakan anak saya menarik mata teman-teman saya. Tak sedikit yang menanyakan tentang dimana saya membelinya. Ketika saya menjawab bahwa saya membelinya lewat media online, mereka pun mulai agak ‘manyun’ dan berkata, “Yah, beliin deh, Mbak. Aku pesen. Rempong ah kalo transfer-transfer trus online.”
Dalam hati saya bergumam, bagus juga nih kalo saya sekalian aja jualan popok.Popok beginian kan tidak dijual bebas di pasar.Pasti peminatnya banyak karena penjualnya masih sedikit dan banyak peminatnya.
Saya pun mulai berdiskusi dengan suami perihal keinginan untuk menjual popok-popok ini. Tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan anggukan kepala dari suami tercinta yang sekaligus akan menjadi penanggung modal awal hehehe…..
Saya mulai dengan selusin popok anti bocor yang bisa dicuci ulang alias cloth diaper atau lebih dikenal dengan akronim clodi. Persiapan pulsa sms maupun pulsa internet pun telah dilakukan. Saya pun meluncur dengan harapan bahwa usaha ini bisa berkembang. Kesadaran bahwa usaha tak selalu berlangsung sukses pada awalnya saya jadikan pengawal impian saya untuk mewujudkan penjualan SEJUTA CLODI 2015.
Dan memang benar, dari 12 clodi yang saya siapkan hanya terjual setengah-atau “Alhamdulillah ya…laku 6 biji” jika ingin mengemukakan rasa optimis yang masih ada.
Memasuki bulan kedua, semangat tentu tak surut. Saya semakin mantap melangkah dengan memesan 48 buah clodi tuing…tuing… Semangat yang membuat suami saya geleng-geleng. Kadang-kadang butuh kenekatan untuk bisa meraih kesuksesan.
Alhamdulillah, di bulan kedua ini clodi terjual dua lusin. Bahkan mulai ada pesanan yang datang dari luar kota. Saya pun semakin semangat, penjualan meningkat.
Saya berusaha untuk terus konsisten merintis usaha ini. Diversivikasi produk pun mulai dilakukan. Kami mulai menambah Produk semacam Menstrual pad atau pembalut wanita yang bisa dicuci ulang, cooler bag, botol kaca untuk menyimpan ASI Perah, Buku Kain, Nappy Liner dll.
Lewat usaha yang akan terus saya kembangkan ini, menginjak bulan kelima, saya bisa membantu suami untuk membeli mobil, Alhamdulillah.
Sekarang, saya terus memetakan apa lagi yang akan saya lakukan untuk terus mengembangkan usaha ini untuk bisa lebih besar lagi dan memberikan manfaat bagi orang banyak. Semua berasal dari sesuatu yang kecil, popok. Berawal dari modal yang kecil, 500rb. Namun dipupuk oleh semangat yang besar. Im just an ordinary people but Im a truly dreamer for being an extraordinary…. :D:D:D

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *