Berbakti pada Orangtua

Hukumnya wajib, sebagaimana firman Allah SWT

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih kesayangan dan ucapkanlah “wahai Tuhanku, kasihinilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (QS 17 : 23-24)

Dari Jabir berkata: Rasulullah bersabda:
“Berbaktilah kepada orangtua kalian, niscaya anak-anak kalian akan berbakti kepada kalian”. ( HR. Hakim)

Keutamaan berbakti pada orangtua

1. Amal yang paling disukai Allah setelah sholat.
Dari Asyaibani berkata:
Saya bertanya kepada Rasululloh: Amal apakah yang paling dicintai Allah? Rasululloh mrnjawab: sholat tepat pada waktunya. Saya berkata: kemudian amal apalagi wahai Rasululloh? Rasululloh menjawab: Berbakti pada orang tua. Kemudian apalagi wahai Rasululloh? Jihad fi sabilillah. (HR. Bukhori)

2. Do’a orang tua dikabulkan Alloh.
Dari Abu Hurairoh, Rasululloh bersabda: Tiga do’a yang pasti dikabulkan Alloh. Do’a orang yang teraniaya, do’a orang musafir, dan do’a orang tua terhadap anaknya. (HR. Tirmidzi, Abu daud dan Ahmad.)

3. Penyebab turunnya rahmat Allah. (ingat kisah 3 orang yang terperangakap dalam goa)

4. Menjadi penghapus dosa-dosa.

Dari Abu Hurairoh, Rasululloh bersabda: Sungguh celaka, sungguh celaka. Para sahabat berkata siapa wahai Rasululloh? Rasulullah bersabda: siapa yang mendapati dua orangtuanya dalam usia lanjut, atau salah satunya dan dia masuk neraka. (HR. Muslim

Cara berbakti pada orangtua

1. Ketika masih hidup
a. Berbuat baik pada keduanya
b. Melaksanakan hak-haknya
c. Senantiasa mentaatinya
d. Menjauhkan apa-apa yang menyakitinya
e. Melakukan apa-apa yang diridloinya

2. Ketika telah meninggal
a. Mendoakan mereka
b. Memohonkan ampun pada Allah
c. Melaksanakan janji-janjinya
d. Menyambung silaturahim orang yang dekat dengan orangtua
e. Ziarahi kuburnya

Durhaka pada orangtua

1. Tidak mentaati mereka
2. Mengabaikan hak-hak mereka
3. Melakukan hal-hal yang tidak disukai
4. Menyakiti mereka walau dengan kata-kata huss
5. Memandang mereka dengan pandangan yang menghinakan
6. Bersikap merendahkan

Dari Ibnu abbas ra, Rasulullah bersabda: Allah melaknat 7 golongan dari makhluknya dari atas langit yang tujuh: terlaknat orang yang durhaka pada orangtuanya. (HR. Ahmad)

Dari Anas ra, Rasulullah bersabda: barangsiapa yang orangtuanya ridlo padanya maka Allah ridlo padanya pula. Dan barangsiapa yang orangtuanya murka padanya maka Allah telah murka padanya pula. (HR. Hakim dan Thobari)

Ibnu Umar berkata, Rasulullah bersabda: Diantara dosa besar adalah menyekutukan Allah, durhaka kepada orangtua, membunuh oranglain dan sumpah palsu.

Dari Ibnu Umar juga berkata, Rasulullah bersabda: Tidak akan masuk surga seseorang yang durhaka pada orangtuanya, pencandu khamar, yang mendustakan takdir dan melakukan sumpah palsu.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda: empat hal yang telah pasti Allah tidak akan memasukkannya kedalam surga dan tidak mencicipi kenikmatannya. Yaitu pencandu khamer, pemakan riba, pamakan harta anak yatim yang bukan haknya dan pendurhaka kepada orangtuanya.

Dari abdullah bin aufa berkata, seseorang datang kepada Rasulullah dan berkata: wahai Rasulullah, ada seorang remaja yang sedang sakaratul maut, ketika dituntun untuk mengucapkan laa ilaaha illallah dia tidak bida mengucapkannya. Bukankah dia biasa mengucapkannya? Mereka menjawab: benar wahai Rasulullah. Rasulullah bersabda: apa yang menghalanginya untuk mengucapkannya sekarang? Lantas Rasulullah mendatanginya dan bersabda: katakanlah laa ilaaha illallah remaja tersebut berkata: saya tidak bisa. Rasulullah bersabda: kenapa? Dia menjawab: Karena saya telah durhaka pada Ibu saya. Rasulullah bersabda: apakah beliau masih hidup? Dia berkata: masih, wahai Rasulullah. Rasulullah bersabda: panggilkan dia, lantas berkata: apakah ini anakmu? Dia menjawab: benar wahai Rasulullah. Rasulullah bersabda: jika engkau tidak mengampunkannya maka saya akan menyalakan api yang besar dan membakarnya. Ibunya berkata: Jika demikian saya memaafkannya. Rasulullah bersabda: bersumpahlah kepada Allah dan persaksikanlah pada kami bahwa kamu telah ridlo padanya. Ibunya berkata: say bersumpah dan bersaksi dihadapan Rasulullah bahwa saya telah ridlo pada anak saya. Rasulullah bersabda: wahai anak muda, katakanlah laa ilaah illalah maka anak muda itu lantas mengucapkan laa ilaah illalah. Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari api neraka.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *