Nuzulul Qur’an

Seringkali kita dihadapkan pada pertanyaan tentang kapankah tepatnya Al-Quran itu diturunkan. Apa sebab?? sebagian besar dari kita tentu akan menjawab bahwa Al-Quran diturunkan pada malam 17 Romadhon seperti yang selama ini selalu diperingati.
tapi, berubahkah jawaban itu ketika kita dihadapkan pada ayat Allah pada surat Al-Qadr : 1,
“Innaa anzalnaahu fii lailatul qadr”
“Sesungguhnya Kami telah turunkan Al-Quran pada Lailatul Qadr(malam kemuliaan)”
Seperti kita ketahui bersama bahwa malam Kemulian itu berada di antara malam ke 21 sampai 30 di bulan Ramadhan.
Jadi, kapan tepatnya Al-Quran diturunkan??
Dalam hal ini, ulama terbagi dalam dua madzhab pokok.
Madzhab pertama; pendapat Ibnu Abbas dan sejumlah ulama, kemudian dipegang oleh jumhur ulama, bahwa yang dimaksud dengan turunnya Al-Quran pada Lailatul Qadr adalah turunnya Al-Quran sekaligus, dari surat Al-Fatihah s.d. surat An-Nas ke Baitul ‘Izzah di langit dunia untuk menunjukkan kepada para Malaikat-Nya bahwa perkara turunnya Al-Quran adalah perkara yang besar. Kemudian baru diturunkan kepada Rosulullah secara berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun dimulai pada tanggal 17 Romadhon.
Madzhab kedua yang diriwayatkan Asy-Sya’bi bahwa yang dimaksud dengan turunnya Al-Quran adalah permulaan turunnya permulaan Al-Quran itu adalah pada Lailatul Qadr yang merupakan malam kemuliaan yang diberkahi. Kemudian sesudah itu turun berangsur-angsur selama 23 tahun. Dengan demikian dikatakan bahwa Al-Quran turun dalam satu tahap saja.
kemudian, ada satu madzhab lagi yang merupakan ijtihad para mufassir. Al-Quran diturunkan ke langit dunia pada dua puluh tiga malam kemuliaan, yang pada setiap malamnya selama malam-malam kemuliaan itu ada yang ditentukan Allah untuk turun setiap tahunnya. Dan masa untuk satu tahun penuh itu kemudian diturunkan kepada Rosulullah sepanjang tahun.
Adapun Madzhab kedua yang diriwayatkan oleh Asy-Sya’bi tidaklah bertentangan dengan madzhab yang pertama yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.
Pendapat yang kuat ialah Al-Quran diturunkan dalam dua tahap.
pertama, diturunkan sekaligus pada Lailatul Qadr ke Baitul ‘Izzah di langit dunia.
kedua, diturunkan dari langit dunia ke bumi secara berangsur-angsur selama dua puluh tiga tahun.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *