Khurafat kucing dan malapetaka

Pagi hari ketika saya memasak sarapan untuk suami di dapur, saya dikagetkan oleh bungkusan kantong plastik disamping tempat sampai di depan pintu dapur rumah kami. Setelah saya perhatikan ternyata bangkai seekor kucing tergeletak didalamnya. iba dan kasian melihatnya, saya mengira-ngira siapa ya yang meletakan bungkusan tersebut. akhirnya setelah duduk bersama di meja makan, saya ceritakan hal ini. kemudian suami saya bercerita bahwa ketika akan meninggalkan pasar Keramat Jati setelah mengantar ibu berbelanja, saat  menjalankan mobilnya dari tempat parkir ternyata tak sengaja melindas seekor kucing yang sedang tiduran di kolong mobil, memang belum mati tapi kucing tersebut menderita luka cukup parah. Banyak komentar-komentar yang dilontarkan banyak orang termasuk ibu yang duduk disamping suami saya. ini sudah menyangkut aqidah kata suami saya, rukun iman yang ke enam: iman kepada qadha dan qadar.  Banyak pemahaman khurafat atau kisah-kisah bohong yang sama sekali tidak ada dasarnya yang selama ini diyakini oleh kebanyak orang, bahwa apabila menabrak kucing akan menimbulkan malapetaka. Jelas, keyakinan itu tidak benar dan tidak ada dasarnya. Kalaupun itu terjadi, maka lakukanlah penguburan dengan baik.

Saya teringat sebuah hadits dari Abdullah bin Umar r.a yang meriwayatkan bahwa Rasullah SAW bersabda : “Seorang wanita disiksa karena seekor kucing yang dipenjara (dikurung) nya hingga kucing tersebut mati dan wanita itu pun masuk neraka, wanita tersebut tidak memberinya makan dan minum saat dia memenjarakan (mengurung) nya dan tidak membiarkannya untuk memakan buruannya” (H.R. Bukhari dan Muslim).

berdasarkan hadits tersebut Islam ternyata mengajarkan kepada para pemeluknya agar selalu berbuat baik kepada sesama umat manusia bahkan kepada segala sesuatu, termasuk kepada binatang. Karena dengan berbuat baik dan mengasihi sesama makhluk hidup, maka akan dapat menghantarkan pelakunya ke surga Allah SWT.

Dalam hadits ini Rasulullah SAW menceritakan kisah seorang wanita yang menyiksa seekor kucing dengan beberapa kejahatan yang dilakukannya. Wanita tidak saja mengurungnya, namun dia juga tidak memberi makan dan minum kucing kepada kucing tersebut, bahkan dia juga tidak melepaskannya hingga kucing tersebut bisa mencari makanannya sendiri. Sehingga, karena perbuatannya yang buruk ini menyebabkan wanita tersebut kelak akan masuk kedalam neraka. Hadits ini memberikan peringatan keras kepada siapa pun agar memperlakukan makhluk hidup termasuk seekor kucing dengan perlakuan yang baik, atau manusia harus berperi’kehewanan’ kepada binatang yang juga sama-sama makhluk hidup ciptaan Allah SWT.

Hewan itu memiliki kehormatan yang wajib diperhatikan sehingga tidak boleh menzaliminya atau pun membunuhnya kecuali jika hewan tersebut adalah hewan pengganggu semisal binatang buas, ular dan hewan pengganggu lainnya. jadi jika ada hewan yang melintas di jalan saat anda berkendaraan maka anda wajib melindungi kehidupan hewan tersebut dengan cara memberikan kesempatan kepadanya untuk melintas dengan aman.

Bila hal ini telah ketahui bersama maka jelaslah bahwa tidak dibenarkan dengan sengaja menabrak kucing atau lainnya.Akan tetapi bila tidak disengaja, tidak bisa menghentikan kendaraan secara mendadak ., atau tidak tahu atau telah berusaha sebisa mungkin untuk menghindari kucing yang melintas, dan ternyata tetap tertabrak juga, insya Allah tidak apa-apa. Tidak ada kafarat (tebusan)nya, karena anda tidak berbuat kesalahan.

“Dengan menyebut nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami. Segala puji bagi Allah (3 kali), Allah Maha Besar (3 kali), Maha Suci Engkau ya Allah. Sesungguhnya aku telah mendzalimi diriku sendiri maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau.”

Sumber: http://muslimtoday.net/opini/khurafat-kucing-dan-malapetaka/

 

 

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *