Al-Wala’ Wal Bara’ ( Loyalitas dan Anti Loyalitas )

 

Tujuan Materi:

  1. Memahami bahwa kalimat “La ilaha illallah” dan “Muhammadar Rasulullah” adalah dasar seluruh ajaran Islam.
  2. Menyadari bahwa “Lailaha illallah” mengandung konsekuensi menolak segala sesembahan selain Allah dan hanya menerima Allah saja sebagai satu-satunya sesembahan.
  3. Menyadari bahwa memberikan loyalitas kepada Allah dan Rasul dengan beribadah yang ikhlas kepada Allah serta ittiba’ sunnah adalah wajib.

Kisi-Kisi Materi:

1. Laa ilaha illallah

  • La adalah kata penolakan
  • Ilaha adalah yang ditolak
  • Illa (melainkan) adalah ungkapan pengukuhan (itsbat)
  • Allah swt. adalah yang dikukuhkan (di-itsbatkan)

2. Al-Bara’ (melepaskan diri) (QS. 60:4 , 7:59 , 65 , 73 , 85 )

  • Mengingkari
  • Memusuhi
  • Membenci
  • Memutus hubungan

MENGHANCURKAN

3. Al-Wala’ (loyalitas) (QS. 7:196 , 5:55 , 4:59 , 5:7 , 47:7 , 2:165 , 3:31 )

  • Taat
  • Membela
  • Mendekati
  • Mencintai

MEMBINA

4. Al-Hadmu wal Bina’ (Menghancurkan dan membangun) adalah makna ikhlas (QS. 98:5 , 39:11 , 14 ).

 

  • Muhammad Rasulullah — Konsep Al-Wala’ wal Bara’.
  • Allah adalah Sumber nilainya (QS. 2:147 , 7:2 )
  • Rasul adalah contoh pelaksanaannya (QS.33:21 , 59:7 )
  • Orang Mukmin adalah pelaksananya (QS.33:36 , 35:32 )
  • Hadits Al-Hafizh Abu Al-Qasim Ath-Thabrani meriwayatkan dari Usamah bin Zaid r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Semuanya termasuk ke dalam ummat.”
  • Kaifiyah (cara) membangun dan menghancurkan adalah dengan ittiba’ (QS. 3:31

 

Bagan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *