Celana Pendek Aja Harganya 800ribu!!!!

Itulah yang diceritakan oleh teman sejawat saya semasa saya masih mengajar menjadi pendidik di Taman Pendidikan Anak Usia Dini. Harga celana pendek di sebuah pusat perbelanjaan bernama Centro. Pasti sudah pernah dengar kan??

Saya melongo mendengar ucapannya. Orang gila mana yang mau beli celana pendek dengan harga segitu?? Ampun, mendingan ditabung untuk pendidikan anak kali ya??? Saya pun menjadikan hal ini bahan diskusi dengan suami saya. Ternyata, suami saya, semasa lajang, sering belanja baju di Centro. Saya berpikir kalau dia pasti menghabiskan banyak uang untuk baju-bajunya itu.

Tapi, ternyata tidak. Dia punya strategi khusus untuk mendapatkan barang bagus di Centro dengan harga terjangkau. Dan yang pasti, nggak nyampe 800ribu per piece nya kali yeee….. Suami saya pun mengajak saya berbelanja di pusat perbelanjaan tersebut. Pusat perbelanjaan di mana saya nggak pernah belanja baju atau apapun di sana. Mahal booo!!! Kami belanja setelah idul fitri. Kata suami saya, kita berdua kan bukan anak kecil lagi. Jadi kayaknya baju musti baru saat lebaran udah nggak jamannya lagi. Benar saja. Ketika memasuki Centro, discount for all items. Discountnya gila-gilaan lagi. Sampai 70%. Tapi, kami nggak kalap dalam berbelanja. Suami saya hanya membeli satu buah kemeja merek Christian Kent yang bahannya sangat halus dan adem dengan harga 149.900 rupiah. Sementara harga aslinya adalah 309.900 rupiah. Satu lagi adalah handuk yang sangat tebal dan halus seharga 59.900 rupiah. Sementara harga aslinya adalah 129.900 rupiah. Sangat hemat bukan.

Kemudian, saya bertanya lagi pada suami saya tentang kualitas keawetan baju-baju yang pernah dia beli di Centro. Ternyata baju-baju itu mampu bertahan hingga 7 tahun. Sebuah harga yang murah untuk kualitas dan keawetan baju yang diberikan. Harga emang nggak bohong. Hal ini jauh lebih bermanfaat dan menyehatkan bagi kantong kita ketimbang membeli kemeja murah seharga 80ribuan yang hanya bertahan kurang dari setahun. Silahkan hitung sendiri!! Pasti harganya jauh lebih mahal. Kembali ke soal celana pendek seharga 800 ribu rupiah. Kalau menurut suami saya, hal itu terlalu berlebihan. Kembalikan saja ke fungsinya. Untuk apa sih celana pendek itu. Kalau hanya untuk tidur-tiduran di rumah, beli aja yang 15ribuan di pasar atau tukang lewat. Hitung-hitung menyeimbangkan kegiatan perekonomian di Indonesia. Nah, ternyata kita bisa berbelanja dengan hemat tapi memperoleh barang yang berkualitas. Selamat bersiasat dalam belanja. Semoga bermanfaat.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *