Kapankah Masa Subur Perempuan???

Masa subur perempuan adalah saat dimana sel telur telah matang dan siap dibuahi oleh sperma. Namun, kapankah masa subur itu berlangsung??

Ada beberapa cara untuk mengetahui masa subur seseorang. Untuk mereka yang jadwal menstruasinya sangat teratur, rumus masa suburnya adalah jumlah hari siklus haid dibagi dua. Kemudian hasilnya dimundurkan dan dimajukan masing-masing selama tiga hari.

Misalkan siklus haidnya 30 hari. Maka, 30 hari dibagi dua sama dengan 15 hari. Dimajukan tiga hari menjadi hari ke 12. Dimundurkan tiga hari menjadi hari ke 18. Jadi, masa subur berlangsung antara hari ke 12 sampai dengan hari ke 18 terhitung sejak hari pertama haidh.

Ada lagi metode untuk mengetahui kapankah masa subur perempuan berlangsung. Metode ini dilakukan dengan menggunakan lendir serviks.

Pertama, kita bagi siklus menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah siklus merah. Kedua adalah siklus kering dan ketiga adalah siklus basah.

Masa dimana perempuan mengalami haidh kita namakan siklus merah. Siklus merah ini berlangsung rata-rata 7-8 hari.

Setelah melewati siklus merah, perempuan akan mengalami siklus kering. Siklus ini berlangsung selama kurang lebih 4-5 hari setelah haidh. Ketika siklus ini berlangsung, kemaluan terasa kering tidak ada lendir sama sekali.

Siklus selanjutnya ada siklus basah. Selama kurang lebih 6 hari kemaluan akan terasa sangat basah oleh lendir. Lendir yang keluar sifatnya sangat elastis sehingga apabila direnggangkan lendir ini tidak akan putus. Lendir akan keluar dalam jumlah yang banyak. Warnanya bening seperti putih telur.

Pada siklus basah inilah masa-masa subur perempuan berlangsung. Bagi pasangan yang sedang berusaha untuk mendapatkan keturunan sangat disarankan untuk melakukan hubungan intim pada siklus ini.

Posisi hubungan intim yang disarankan adalah istri pada posisi bawah dan suami di atas. Ganjal bokong istri dengan bantal kecil, tidak perlu terlalu tinggi bantalnya. Ketika selesai melakukan hubungan intim, istri jangan buru-buru langsung membersihkan kemaluannya. Berbaringlah dulu dan jangan bangun selama 10-15 menit.

Setelah siklus basah atau masa subur ini, maka akan berlangsung lagi siklus kering yang kedua. Setelah siklus kering yang kedua akan berlangsung lagi siklus basah untuk kedua kalinya.

tetapi ada perbedaan antara siklus basah yang pertama dengan yang kedua. Pada siklus basah yang kedua, lendir bersifat tidak elastis. Lendir apabila direnggangkan akan putus. Inilah tanda bahwa akan terjadi siklus haidh selanjutnya.

Masa subuh juga bisa dideteksi dengan berubahnya suhu tubuh. Pada masa subur, tubuh akan naik suhunya sekitar 0,2-0,4 derajat Celcius. Dan untuk mengetahui perbedaannya tentu saja harus menggunakan termometer dengan tingkat keakuratan yang cukup tinggi.

Atau kalau ingin yang lebih praktis lagi, sekarang ada alat uji kesuburan. Modelnya mirip seperti alat uji kehamilan. Dan sekarang alat uji kesuburan ini bisa dengan mudah didapatkan.

Walaupun alat uji kesuburan ini pada awalnya berfungsi untuk mencegah kehamilan. Mereka yang belum ingin hamil tapi tidak ingin menggunakan alat kontrasepsi menggunakan alat uji ini. Mereka menghindari berhubungan intim pada masa subur agar tidak terjadi kehamilan.

Metode apapun yang kita usahakan agar mendapat keturunan, akan sia-sia tan pa doa kepada Allah. Teruslah berusaha, teruslah berdoa. Semoga Allah menganugerahi kita generasi-generasi terbaik. Amin.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *