Lagi, Masalah Dengan Asisten Rumah Tangga

Akhirnya sekarang saya berpikir untuk menyelesaikan semua kegiatan rumah tangga dengan tangan saya sendiri? apa pasal??

Begini, lima hari pasca melahirkan Hana, mama saya meng-hire seorang asisten rumah tangga yang sebetulnya tidak saya setujui keberadaannya. tapi, apa mau dikata, karena jahitan yang saya terima cukup banyak dan memerlukan waktu untuk sembuh, saya pun mengiyakan dengan catatan si Mbak ini membereskan semua. Jadi, kita terima beres saja.

Minggu pertama, si Mbak rajin sekali datang pagi-pagi. Saya, suami, dan adik saya pun bisa sarapan pagi. Dia bahkan membantu saya membereskan peralatan Mandi Hana.

tapi, ada yang kurang. si Mbak tidak menyapu dan tidak mengepel. bahkan gelas kotor yang ada di atas kulkas pun tidak dicuci. Akhirnya sayalah yang menyapu dan kadang mengepel. Wah, tidak sesuai perjanjian. Kami mendiamkan saja dulu. berharap ada perubahan dari si Mbak.

Minggu-minggu berikutnya yang terjadi justru semakin parah. si Mbak datang semakin siang sehingga kami harus membeli sarapan setiap pagi. Yang lebih parah adalah kalau pada awalnya si Mbak ini datang jam tujuh pagi maka semakin kesini datangnya menjadi jam sepuluh pagi menjelang siang. Bahkan Kadang tidak mencuci baju. Hoalah…

Sudah lima hari ini si Mbak nggak masuk tanpa keterangan. Ya sudahlah, selesai saja. Kenapa cari PRT yang bertanggung jawab itu susah banget. Kalapun ada, biasanya sudah jadi milik orang lain hehe….

3 Comments

  1. hi..hi.. itulah seninya hidup dengan ART, bu. Mangkanya sampai ada yang mengibaratkan “dapat ART yang cocok itu jodoh2an” Kalau dipikir-pikir memng ironis. TKW berlomba-lomba bahkan sampai mengornabkan jiwanya untuk mengadu nasib di LN, eh di negeri sendiri orang cari tenaga ART susah. Semoga segera dapat yang berjodoh.

    1. iya,Dok.akhirnya sekarang semua urusan rumah tangga harus dihandle sendiri.tapi, Alhamdulillah,hikmahnya suami jadi sering bantuin cuci piring dan mandiin si dede 🙂

  2. iya bnnull bangetss tin.. nyari ART susah banget, apalagi bagi ibu2 bekerja seperti diriku… semoga cepet dapet yg btanggung jawab ya 🙂

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *