Mendamba Buah Hati

Buah hati adalah dambaan setiap pasangan. Karunia Allah yang begitu ajaib ini selalu ditunggu tangisnya di setiap ruang keluarga. Adalah kebahagiaan yang tiada tara manakala si kecil hadir di tengah ayah dan bunda.

Namun masalah hadirnya momongan bukanlah masalah seperti mobil Anda yang rusak. Kalau Anda tidak bisa memperbaikinya, Anda tinggal masukkan saja ke bengkel. Anda cukup menunggu beberapa hari. Setelah mobil Anda beres, Anda tinggal bayar.

Masalah buah hati adalah masalah Anda dengan Allah. Artinya, hanya Allah saja yang bisa memberikan karunia besar itu pada Anda. Mau Anda jungkir balik, kalau Allah tidak memberikan pada Anda, maka tidak akan hadir dia di tengah Anda.Untuk itu, Anda dan siapa saja yang tengah menanti hadirnya buah hati yang tak kunjung datang, mintalah pada Allah saja dengan segenap doa dan kesungguhan.

Saya dan suami pun bukan pasangan yang langsung dikaruniai buah hati di awal pernikahan. Kami harus menunggu sekitar 13 bulan sebelum saya hamil. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana perasaan mereka yang menunggu belasan bahkan puluhan tahun untuk memiliki momongan. Saya dan suami yang diminta Allah menunggu untuk waktu yang tidak terlalu lama saja kadang sering uring-uringan. Terutama kalau saya datang bulan. Saya sering sekali bertanya pada Allah, kapan waktu itu akan datang.

Suami saya pun meminta saya untuk semakin mendekatkan diri pada Allah. Meningkatkan amalan harian dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan ilmu mendidik anak dan keluarga. Hal ini untuk menunjukkan pada Allah bahwa kita sedang betul-betul mempersiapkan diri. Sehingga, Insya Allah, karunia yang akan diberikan-Nya nanti akan dapat terpelihara keimanan dan keislamannya.

Saya mulai meningkatkan kuantitas bacaan Quran. Rajin puasa senin-kamis juga menjadi senjata untuk ‘merayu’ Allah. Sedekah diperbanyak dan doa tak pernah lepas. Tak lama kemudian Allah menganugerahi ‘dede’ yang sekarang sedang aktif menendang-nendang perut. Keajaiban dari Allah, Alhamdulillah.

Banyak doa yang tertulis dalam Al-Quran. Dan doa yang diambil dari ayat Qur’an adalah doa yang indah bahasanya. Dan yang terpenting doa-doa itu adalah doa yang dipanjatkan oleh para Nabi Allah yang sholih.
Berikut adalah doa-doa yang diambil dari ayat Qur’an. Semoga Allah segera menghadirkan buah hati bagi Anda dan kita semua. Amin.

1. QS Al-Imran : 38

Robbi hablii milladunka dzurriyyatan thoyyibatan innaka samii’uddu’aa’i

Ya Tuhan-ku berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.
Ketika melantunkan doa ini kepada Allah, Nabi Zakariya sudah dalam kondisi yang sudah sangat tua. Istrinya pun mandul. Sangat mustahil dalam pikiran manusia bahwa Nabi Zakariya dapat memiliki keturunan.
Namun, Allah-lah yang Maha berkehendak. Dari rahim istri nabi Zakariya yang mandul, lahir Yahya, nabi Allah yang mulia.

2. QS Maryam : 4 – 6

Robbi innii wa hanal ‘adzhmu minnii wasyta’alarro’su syaibawwalam akumbidu’aaika robbi syaqiyyaa. Wa innii khiftulmawaaliya miwwaroo’ii wa kaanatimroatii ‘aaqiron fahablii minladunka waliyyaa. Yaritsunii wayaritsu man aali ya’quba waj’alhu robbi rodhiyyaa.

Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seseorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu, yang akan mewarisi aku dan keluarga Yaqub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seseorang yang diridoi.
Kemudian Allah menjawab doa nabi Zakariya dalam tiga ayat selanjutnya. Yaitu QS maryam : 7-9. Dan Allah memberitahu nabi Zakariya tentang tanda-tanda kehamilan istrinya pada QS Maryam : 10.

Demikianlah bahwa segalanya menjadi mudah bagi Allah.

One Comment

  1. terimkasih atas tulisannya, ya q pun demikian ingin memiliki buah hati dan q akn banyak berusaha dan berdoa memohon pada allh yang maha besar dan maha penyayang semoga allh segera memberiku anugerah terindah amin

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *